content marketing

7 Tahap Perencanaan dan Publikasi Content Marketing

Memasarkan produk membutuhkan perencanaan dan eksekusi yang matang agar memberikan hasil sesuai harapan. Begitu pula ketika menjalankan yang namanya content marketing atau pemasaran konten. Jenis pemasaran ini termasuk pemasaran digital yang lebih sederhana dibandingkan pemasaran lainnya. Namun tahapan mulai dari perencanaan hingga publikasinya cukup panjang. 

Tahap Perencanaan dan Publikasi Content Marketing

Berikut ini adalah tahap perencanaan dan publikasi dari pemasaran konten:

1. Ideation atau Penggagas

Ada banyak tahapan pada pemasaran konten, namun ideation atau gagasan adalah hal pertama yang perlu dipikirkan. Semua orang yang akan memproduksi dan mempublikasikan konten harus berdiskusi mengenai konten yang akan dibuat. Selain itu, pada tahapan ini juga harus ada SOP sebagai pedoman untuk menjalankan pemasaran konten. Jika mengikuti SOP yang ada, campaign pasti akan berjalan dengan baik.

2. Creation atau Pembuatan

Gagasan atau ide konten yang telah dibahas selanjutnya akan diwujudkan. Proses creation dilakukan oleh mereka yang bertugas bisa penulis, videografer, desainer, dan lain sebagainya. Semua ide-ide harus dituangkan dalam konten yang bermanfaat dan menarik. Biasanya tahapan creation membutuhkan waktu yang banyak agar mendapatkan hasil maksimal. Dukungan dari tim lain juga bisa membuat content creator mampu menghasilkan konten yang berkualitas. 

3. Contribution atau Kontribusi

Pada tahapan ini akan ada banyak orang atau bagian yang terlibat, seperti pada tahap pertama. Hal-hal yang dilakukan seperti mengedit, meninjau, serta menambahkan kekurangan konten. Orang yang terlibat dalam produksi konten harus mengerti visi misi perusahaan, mengetahui target audiens, dan juga tone of voice dari brand. Jadi konten yang dihasilkan tidak akan kehilangan fokus. 

4. Storage atau Penyimpanan

Beberapa orang mungkin menghilangkan tahapan ini padahal termasuk tahapan yang penting juga. Storage atau penyimpanan berhubungan dengan bagaimana cara menyimpan konten yang Anda buat. Apalagi jika kontennya banyak dan besar, maka proses penyimpanan sangat penting. Penyimpanan yang tepat memudahkan dalam mencarinya nanti. Anda tidak akan kebingungan ketika membutuhkan konten di masa depan. 

5. Versioning atau Versi

Tahapan pembuatan konten tidak hanya dilakukan oleh content creator saja. Ada banyak orang yang terlibat untuk memberikan kritik dan saran membangun. Dalam proses produksi, mungkin akan ada perubahan dari waktu ke waktu. Versioning atau versi ini akan membantu melacak perubahan yang terjadi. Jika versi terbaru tidak lebih baik dari versi sebelumnya, Anda masih bisa kembali ke versi sebelumnya dengan mudah.

6. Publication atau Publikasi

Nah, setelah semuanya sudah siap maka akan masuk ke tahap publication atau publikasi. Melalui tahap publikasi konten akan dilihat audiens sebagai landing page, artikel, video, email marketing, infografis, podcast, dan lain sebagainya. Jangan lupa untuk memastikan konten dapat dinikmati semua pengguna internet. Maksudnya bukan hanya pengguna smartphone saja, tapi juga pengguna tablet dan PC. 

7. Analyzation atau Analisis

Masih ada satu tahapan lagi setelah publikasi yaitu analyzation atau analisis. Anda perlu menganalisis bagaimana performa atau hasil dari pemasaran konten. Apakah mencapai tujuan yang diinginkan atau tidak. apabila performanya mengecewakan, konten mungkin akan masuk arsip atau dihapus. Analisis juga digunakan untuk memperbaiki pemasaran konten selanjutnya. 

Itulah pembahasan mengenai tahap perencanaan dan publikasi content marketing. Masih cukup rumit? Tenang saja, banyak agensi digital yang akan membantu Anda melakukannya dengan efektif dan efisien. Salah satu rekomendasi agensi digital yang bisa Anda pilih adalah IDEOWORKS. Layanannya lengkap dan tim yang kompeten membuat semua kebutuhan Anda terpenuhi. Hubungi tim IDEOWORKS melalui website resmi!


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *